Selasa, 25 Agustus 2009

Langkah--Langkah Ghost

  1. Burning file ISO norton ghost tersebut kedalam CD.
  2. Install ulang windows Anda :D
    Kok install ulang ? Ya, karena apabila Anda membuat backup data system operasi yang sudah tidak stabil/rusak akan percuma saja. Install ulang dahulu windows Anda, jangan lupa install juga driver hardware Anda serta program aplikasi yang sering Anda gunakan seperti aplikasi office, pemutar audio video, aplikasi compress data, dll. Jangan semuanya, karena akan berdampak pada kapasitas harddisk yang Anda gunakan untuk menyimpan backup file, semakin banyak yang Anda install maka akan semakin besar pula kapasitas harddisk yang Anda gunakan untuk menyimpan file backup.
  3. Setelah semua persiapan selesai, restart komputer Anda, dan booting melalui CD yang baru Anda burning
  4. Pilih Nomor 2 – Start BootCD
  5. Pilih Nomor 2 – Disk Clone Tools
  6. Pilih Nomor 2 – Norton Ghost
  7. Pilih Nomor 8 – Ghost (Normal)

    Setelah ini biarkan saja proses berjalan secara otomatis, jangan memilih pilihan apapun.
  8. Muncul jendela Norton Ghost, klik OK
  9. Terdapat beberapa pilihan pada menu Local
    Disk, untuk backup dan restore data satu harddisk; Partition, untuk backup dan restore data satu partisi; Check, untuk melihat kondisi dari suatu harddisk atau partisi.
    Pada masing-masing pilihan diatas, baik yang Disk ataupun Partition, Anda akan menemui pilihan To Disk atau To Partition, backup/restore seluruh harddisk atau salah satu partisi harddisk; To Image, backup/restore ke image (*.gho, *.iso); From Image, backup/restore dari image ke harddisk atau ke suatu partisi harddisk.

    Untuk backup data pilih saja Harddisk – To Image atau Partition – To Image, tergantung Anda mau membackup seluruh data harddisk atau salah satu partisi saja.
  10. Muncul jendela Select Source, pilih harddisk Anda selanjutnya pilih partisi yang akan di backup (partisi dalam hal ini adalah drive C)
  11. Simpan file image kedalam partisi selain drive C, beri nama file, setelah itu klik Save
  12. Muncul jendela peringatan Use Compression, pilih saja NO
  13. Tunggu hingga proses selesai setelah itu restart komputer Anda

Jangan pernah menghapus file ghost yang baru saja Anda buat, karena suatu saat pasti Anda butuhkan untuk direstore kembali.

RESTORE DATA MENGGUNAKAN NORTON GHOST

Apabila dilain waktu terjadi sesuatu pada sistem windows komputer Anda, dan Anda merasa perlu untuk diinstall ulang lagi, ikuti step by step berikut untuk merestore file backup norton ghost yang sudah Anda buat sebelumnya pada langkah pertama dalam backup data menggunakan norton ghost, caranya :

  1. Ulangi langkah nomor 3 – 8 pada proses backup data diatas
  2. Masuk ke menu Local, Pilih Partition – From Image
  3. Keluar jendela baru, arahkan kepada file ghost yang sudah Anda buat sebelumya
  4. Anda diminta untuk memilih partisi mana yang akan menjadi tujuan dari restore file tersebut **dalam hal ini pilih saja partisi drive C atau partisi lainnya selain drive C (bila system windows Anda berada selain di drive C)**
  5. Tunggu hingga proses selesai, setelah itu restart komputer Anda

Mudah bukan? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat…

CATATAN TAMBAHAN :
Berikut saya sertakan alternatif link download, sebelumya berada disini. Apabila link download tersebut dirasa cukup besar silahkan download perbagian yang sudah saya pecah menjadi 5 file @15 – 20Mb, 1 file untuk merge/menggabungkan, dan 1 file readme. Silahkan klik link berikut : file1, file2, file3, file4, file5, file_marge, dan README.

http://masiqbal.net/langkah-mudah-backup-dan-restore-data-menggunakan-norton-ghost.php

Kenapa Komputer Semakin Lambat

Komputer lambat, tentu segala sesuatunya membuat kita jengkel. Dalam benak kita bertanya, apa yang menjadi penyebabnya, masalahnya yang sering menjadi penyebabnya adalah diri kita sendiri yang lupa tidak membersihkan file-file sampah yang sudah tidak terpakai, baik yang berupa temporary file maupun yang ada di Recycle Bin. Namun jika kita sudah melakukan pembersihan ternyata komputer kita masih lambat gimana? Nah, mungkin ada penyebab lain yang menjadi penyebabnya, apa saja ?

  1. Terlalu banyak aplikasi yang terinstall. Jika ingin menginstall software sebaiknya yang penting dan dibutuhkan saja, jangan terlalu banyak menginstall software yang tidak digunakan. Hal ini secara otomatis akan mengambil resource/space komputersehingga pada akhirnya akan mengganggu kerja komputer itu sendiri. Jika sudah terlanjur terinstall, Anda dapat menghapusnya dengan cara meng-un-install aplikasi tersebut dari komputer
  2. Banyak file sampah. Ini mungkin yang sering dilupakan, banyak orang yang tidak mengetahui file-file sampah yang seharusnya dibuang, diantara file-file sampah adalah :
    • File pada Recycle Bin, ketika kita menghapus file yang tidak digunakan, maka akan secara otomatis akan tersimpan di Recycle Bin (sebenarnya belum terhapus) dan masih mengambil space harddisk. Pastikan Anda memilih file-file yang memang sudah tidak digunakan lagi, karena jika kita mengosongkan file pada Recycle bin maka akan terhapus secara permanen dan tidak dapat dikembalikan lagi
    • File Cookies dan File History, file ini akan selalu muncul ketika sedang melakukan aktifitas koneksi ke jaringan internet. Anda bisa menghapus file ini dalam Internet Option pada masing-masing browser
    • Ada beberapa aplikasi yang secara otomatis menyimpan file cadangan (backup) seperti file backup (*.bak), temporary (*.tmp), dll. Jadi ketika kita menyimpan sebuah file, maka file lama akan tetap ada dengan format yang berbeda yaitu file *.bak bisa juga berupa file *.tmp. Bersihkan file-file ganda yang tidak digunakan, bisa juga menggunakan software Disk Cleanup
  3. Di Start Up banyak aplikasi yang berjalan. Beberapa software ketika pertama kali di-install menyediakan pilihan diataranya icon ditambahkan pada Desktop, Taskbar, dan Quick Launch. Memang secara sepintas akan memudahkan kita menjalankan program tersebut karena tinggal mengklik icon-nya saja, namun sebenarnya menjadi beban komputer karena harus menyediakan memory tersendiri.
    Hal ini akan memperlambat kerja komputer. Aturlah beberapa aplikasi yang memang dibutuhkan dengan cara mengatur konfigurasi. Klik Start- Run, ketikkan “msconfig”, nonaktifkan aplikasi yang tidak diperlukan pada tab Startup
  4. Scandisk dan Defrag kurang rutin. Komputer yang sering digunakan juga perlu penyegaran, salah satunya adalah melakukan scandisk dan defragmentasi secara rutin minimal satu bulan sekali. Hal ini merupakan hal yang sepele namun sering dilupakan banyak orang
  5. Pilihan kinerja yang tidak tepat. Bagi pengguna Windows, sebaiknya memperhatikan hal ini agar kinerja kerja komputer lebih cepat. Windows XP menyediakan dua pilihan yaitu “Adjust for best appereance” dan “Adjust for best performance”
    Jika memilih Adjust for best appereance maka akan lebih mengutamakan penampilan sehingga kinerja komputer akan memerlukan memory yang lebih, hal ini berpengaruh pada kinerja komputer. Sedangkan Adjust for best performance maka akan lebih mengutamakan kinerja komputer dibandingkan penampilan sehingga penampilan Windows akan nampak seperti biasa tanpa efek bayangan ataupun mengkilap
  6. Kesalahan Shutdown. Komputer yang sangat lambat bekerja membuat kita kesal dibuatnya, makin hari makin lambat saja. Terkadang komputer ngambek (hang) secara mendadak ketika sedang asik bekerja. Saking emosinya, biasanya kita langsung menggunakan jurus jari sakti dengan menekan tombol power atau tombol reset. Hal ini dikarenakan kita tidak bisa mematikan komputer melalui proses Shutdown karena semua tombol keyboard dan mouse tidak berfungsi.
    Apabila Anda sering melakukan hal ini, lama-lama bisa mengakibatkan sistem operasi tidak berjalan secara normal, parah-parahnya terjadi bad sector pada harddisk, serem kan? Hal ini akan memperparah keadaan karena file-file sistem yang ada pada bad sector tidak dapat terbaca, sehingga komputer sering mengalami hang.
sumber: http://masiqbal.net/kenapa-komputer-semakin-lama-semakin-lambat.php

video merakit PC

kunci utama membangun sebuah system komputer adalah memahami kegunaan dari PC yang akan Anda rakit. Kebutuhan PC untuk pekerja kantoran sangat berbeda dengan kebutuha PC untuk video editing atau gaming. Untuk itu fokuslah pada kegunaan PC yang akan Anda rakit. Berikut tips merakit PC yang semoga bermanfaat :

  1. Tentukan processor yang Anda kehendaki untuk mendukung komputer Anda, baru kemudian motherboard dan chipset didalamnya. Perbedaan diantara chipset bisa sangat signifikan, tetapi 2 motherboard dengan chipset serupa memiliki performa hamper sama. Jadi, setelah menentukan chipset yang akan bekerja untuk system, lalu bandingkan beberapa motherboard dengan chipset yang sama tadi, baru kemudian pilihlah yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan dan harga.
  2. Tentukan system apa yang akan Anda bangun, apakah PC untuk multimedia, office, atau gaming? Model PC yang Anda inginkan akan menentukan fitur-fitur yang terdapat pada PC yang Anda bangun. Fokuslah pada fitur-fitur penting untuk system Anda.
  3. Gunakanlah DDR2 memory, kecuali Anda membutuhkan tambahan bandwith dan performa. DDR2 sangat murah dibandingkan dengan DDR3. jika Anda mempunyai rencana upgrade dan menggunakan kembali memory diwaktu mendatang, lebih baik membeli DDR2 saja sambil menunggu harga DDR3 turun.
  4. Jika Anda tidak tahu overclocking, hindarilah fasilitas overclocking. Beberapa mainboard menyediakan dukungan untuk peningkatan kecepatan memory dan fitur-fitur menarik lainnya. Tetapi ingat, motherboard seperti itu diperuntukkan bagi enthusiast user selain harganya lebih mahal.
  5. Pastikan mainboard Anda menyediakan minimal 1 slot PCI Express slot. Meskipun saat ini Anda hanya ingin menggunakan VGA-onboard, namun membeli motherboard dengan tambahan x16 PCI Express sangat saya sarankan mengingat harganya tidak terlalu mahal. Hal ini untuk persiapan bila suatu saat Anda ingin upgrade ke graphics card terpisah.

Kunci perakitan PC berperforma tinggi adalah memilih komponen terbaik atau setidaknya mendekati terbaik dan mengintegrasikannya dengan baik pula. Nah… bagi temen-temen yang ingin belajar merakit PC High End, tidak ada salahnya kalau kamu melihat video berikut…

Banyak dari teman-teman saya yang masih bingung bagaimana caranya merakit suatu PC, dan tidak jarang pula mereka masih takut untuk memasang processor komputer mereka sendiri… Semoga dengan adanya video tutorial ini dapat membantu Anda mengetahui bagaimana caranya merakit PC high end dengan hardware terbaik pilihan kita…

Video tersebut saya ambil dari tabloid komputek, dan saya potong menjadi 3 bagian dikarenakan ukuran file yang besar serta durasi yang agak lama.

Full version video tutorial ini bisa Anda download disini. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat…